Rangkaian Idul Adha Mantap, Warga
Duren Ombo Berikan Apresiasi
Gunung Kidul -
Idul Adha merupakan sarana pengabdian melalui program berqurban dan kegiatan-kegiatan
sosial yang tertuju di ranah masyarakat. Program kerja ini biasa dirancang oleh
organisasi-organisasi Islam yang ada di Universitas Islam Indonesia. Seperti
yang dilakukan oleh takmir masjid Ulil Albab Universitas Islam Indonesia.
Dalam
Idul adha kali ini, takmir masjid Ulil Albab melakukan kegiatan berqurban dan
bakti sosial di dua tempat, yakni di pelataran masjid Ulil Albab dan di desa
Duren Ombo, kecamatan Duren Sari, kabupaten Gunung Kidul.
M.Roid,
selaku Divisi Pembinaan periode 2014-2015 menuturkan, acara Idul Adha kali ini
mantap dan rekor bagi kepanitiaan kali ini. “Dalam pelaksanaan takbir keliling,
panitia tahun ini mampu memecahkan rekor dengan menghadirkan 11 Taman
Pendidikan Al-qur’an (TPA). Dari segi perolehan donasi, takmir masjid Ulil
Albab juga mendapatkan 1 sapi dan 15 kambing, serta terkumpulnya beberapa jenis
barang primer, seperti baju, celana, jaket, dan barang-barang sembako
lainnya,”ungkap Roid di masjid Ulil Albab.
Selain
melakukan aktivitas di kawasan kampus, takmir masjid Ulil Albab UII juga melakukan
qurban dan bakti sosial di desa Duren Ombo, kecamatan Duren Sari, kabupaten Gunung
Kidul.
Sekilas,
Desa ini merupakan salah satu desa terpencil di Gunung Kidul. Ironisnya, belum
ada pihak lembaga/organisasi manapun yang melakukan bakti sosial di desa dengan
jumlah sekitar 130 KK tersebut.
Rangkaian
acara di desa Duren Ombo terdiri dari Tabligh Akbar, Sholat Idul Adha,
Pemotongan dan Pembagian hewan qurban, Pembagian sembako, dan 1000 Jilbab untuk
Negeri, serta games untuk anak-anak.
Dari
seluruh rangkaian acara yang diadakan di desa tersebut, warga memberikan
apresiasi yang bagus, sejak sosialisasi hingga berlangsungnya acara. “Apresiasi
warga sangat bagus, ketika sosialisasi datang semua, banyak warga yang
bertanya, acara pengajian juga diapresiasi oleh warga, barang-barang yang
diberikan dapat tersalurkan oleh warga, Alhamdulillah, warga memberikan apresiasi,”tutur
Roid, Jum’at (25/09).
Suksesnya
acara Idul adha tak lepas dari kerja keras serta persiapan yang matang yang
dilakukan oleh kepanitiaan kali ini. Roid memaparkan, sebelum pelaksanaan,
panitia OC sudah melakukan persiapan yang bagus.
Survey
lokasi juga dilakukan ke 3 tempat, Magelang, Boyolali, dan Gunung Kidul,
sehingga dapat diketahui daerah mana-mana yang benar-benar membutuhkan. Ia
menambahkan, “melihat dari apresiasi warga, persiapan yang bagus, dan
distribusi barang, harapannya lebih mantap lagi, tapi saya kurang tau bisa atau
nggak, rekorlah untuk kepanitiaan ini,”Jelas Roid di masjid Ulil Albab, Jum’at
(25/09) malam.
Penulis : Jaka Farih Agustian
Tidak ada komentar:
Posting Komentar