Inovasi Sebagai Kunci, Koran Terus Eksis di Mata Publik
Ket : Sasongko, pembicara sesi talk show Sindo Goes To Campus
Di tengah kompetitifnya
persaingan antar media, ditambah dengan kecanggihan teknologi yang akan terus
berkembang, tak menyurut keyakinan pihak media cetak untuk tetap eksis di mata
publik. Seperti halnya sikap optimis yang dijunjung tinggi oleh Dwi Sasongko,
Deputy in Chief Koran Sindo.
Di sela-sela pergelaran
Sindo goes to campus yang diadakan di Universitas Islam Indonesia, Sasongko
mengutarakan, peluang masih ada, pasar cetak masih menjanjikan, meski sirkulasi
turun, media cetak harus berubah untuk bisa eksis.
Lebih lanjut, ia
memberikan ulasan posisi media cetak di mata publik sejauh ini. “Yang membuat
radio dan koran eksis tetap eksis sampai saat ini adalah adanya perubahan dan
inovasi,”tuturnya di Auditorium Kahar Muzakkir UII, (8/10/2015).
Inovasi memang perlu dilakukan dengan hadirnya ide-ide
kreatif dan strategi-strategi jitu. Mantan wartawan Jawa Pos ini mengungkapkan
strategi koran dalam mempengaruhi minat baca audiens.
“Strategi yang
dilakukan sejauh ini adalah berusaha untuk kreatif, melakukan sinergi dengan
grup, ganti platform jadi view paper, yakni lebih banyak grafis/gambar, kerja
keras dan cerdas, kualitas dan kecepatan (zero mistake dan koran datang lebih
awal ke pelanggan, sinergi dengan melakukan kerja sama bersama media lain,”ujarnya.
Selain itu, seiring
berjalannya strategi-strategi tersebut, Koran juga mendapatkan dukungan penuh
dari beberapa perusahaan iklan. “Revenue Koran sepenuhnya drai iklan, iklan
mendukung keberadaan koran. Posisi Koran berada di peringkat 2 di bawah televisi,
dalam tingkatan belanja iklan terhadap media, papar penulis buku
Indonesia-Jerman 60 tahun tersebut.
Optimis, Sasongko
menambahkan keberadaan media cetak di masa yang akan datang. “Masih banyak
masyarakat yg lebih mempercayai isi media cetak ketimbang internet, setidaknya sampai
kurun waktu 10 tahun,”jelasnya.
Penulis : Jaka Farih Agustian

